Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Merdeka Malang (FEB Unmer Malang) menggelar kegiatan capacity building bagi seluruh dosen sebagai upaya meningkatkan kualitas, kompetensi, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas akademik. Kegiatan tersebut bertempat di HARRIS Hotel & Convention Solo dan diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu (29–30/8).
Kegiatan capacity building dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Manajemen FEB Unmer Malang. Selain menjadi sarana pengembangan kapasitas dosen, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi, serta menyamakan persepsi dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada hari pertama, rangkaian kegiatan dilaksanakan di hotel dengan agenda utama berupa penyampaian materi dan diskusi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang (YPTM Malang), Brigjen TNI (Purn) Adam Suwarno Pangeran, S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, ia memberikan arahan dan motivasi kepada para dosen agar senantiasa meningkatkan kapasitas dan kualitas diri sebagai bagian penting dalam pengembangan perguruan tinggi.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor II Unmer Malang, Prof. Dr. Fajar Supanto, M.Si. Ia turut memberikan penguatan kepada para dosen mengenai pentingnya menjalankan tugas dan tanggung jawab akademik secara profesional. Dosen tidak hanya dituntut mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran, tetapi juga perlu mengembangkan kompetensi di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta administrasi akademik.
Sementara itu, Wakil Dekan I FEB Unmer Malang, Irany Windhyastiti, S.E., M.M., juga memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh dosen dalam mendukung pencapaian tujuan serta peningkatan kualitas Fakultas Ekonomi dan Bisnis, khususnya Program Studi Manajemen.
Memasuki agenda inti, kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Syaiful Arifin, S.E., M.Si. dan Prof. Dr. Boge Triatmanto, S.E., M.M. Kedua narasumber memberikan berbagai wawasan dan motivasi yang relevan dengan pengembangan profesionalisme dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Materi yang disampaikan mencakup sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan tugas dosen. Salah satunya adalah bagaimana menjadi dosen yang memiliki penampilan menarik dan mampu membangun kesan positif di hadapan mahasiswa. Penampilan yang baik dipandang sebagai salah satu bagian dari profesionalisme yang dapat mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang nyaman dan kondusif.
Selain aspek penampilan, para dosen juga mendapatkan materi mengenai kemampuan berkomunikasi secara efektif. Dosen diharapkan mampu menyampaikan materi perkuliahan dengan cara yang komunikatif sehingga mahasiswa dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan. Kemampuan komunikasi tersebut juga diarahkan untuk mendorong terciptanya interaksi dua arah antara dosen dan mahasiswa.
Hal lain yang menjadi perhatian dalam pemaparan materi adalah bagaimana menumbuhkan keaktifan dan kreativitas mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dosen didorong untuk menciptakan metode pembelajaran yang dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, berdiskusi, serta mengembangkan kreativitasnya.
Dalam bidang tridarma perguruan tinggi, para dosen juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Aktivitas tersebut merupakan bagian integral dari tugas dosen sekaligus menjadi kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
Selain kegiatan akademik, aspek administrasi kepangkatan dan jabatan akademik dosen turut menjadi perhatian. Para dosen didorong untuk lebih rajin dan tertib dalam mengurus administrasi kepangkatan serta jabatan akademik. Kelengkapan administrasi dan rekam jejak kegiatan akademik menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan karier dosen secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan hari pertama berlangsung dalam suasana interaktif. Para dosen mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para dosen dapat memperoleh perspektif baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran maupun pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Memasuki hari kedua, kegiatan capacity building dilanjutkan di kawasan Ngargoyoso dan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Berbeda dengan agenda hari pertama yang berfokus pada kegiatan pengembangan kapasitas dan akademik, kegiatan hari kedua dikemas lebih santai melalui aktivitas wisata menggunakan jeep wisata.
Kegiatan dengan jeep wisata tersebut menjadi sarana refreshing bagi seluruh dosen setelah mengikuti rangkaian agenda pengembangan kapasitas. Selain memberikan suasana yang berbeda, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para dosen untuk membangun keakraban dan mempererat hubungan antarpengajar di lingkungan Program Studi Manajemen FEB Unmer Malang.
Melalui penyelenggaraan capacity building selama dua hari tersebut, Program Studi Manajemen FEB Unmer Malang berupaya memadukan pengembangan profesionalisme dengan penguatan kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas dosen, baik dalam menjalankan proses pembelajaran, menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam mengembangkan karier akademik.
Dengan meningkatnya kompetensi dan profesionalisme dosen, Program Studi Manajemen FEB Unmer Malang diharapkan semakin mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan komunikatif. Kegiatan capacity building tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus melakukan peningkatan kualitas secara berkelanjutan di lingkungan Unmer Malang.
